
Jakarta --- Berkaitan dengan reformasi birokrasi yang menghasilkan
Permendikbud Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu "Memindahkan tugas dan
fungsi pengumpulan data dari Pusat Data Dan Statistik Pendidikan (PDSP)
ke masing-masing Unit Utama" dan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional
Nomor 2 Tahun 2011 tentang Kegiatan Pengelolaan Data Pendidikan yang
bunyinya "Sekretaris Direktorat Jenderal diminta untuk merancang
prosedur pengumpulan data, membangun sistem pengumpulan dan penyimpanan
data, dan mengkoordinir pengumpulan semua data pokok pendidikan dari
satuan pendidikan yang berada di bawah pembinaan masing-masing
Direktorat Jenderal" serta surat edaran Dirjen Pendidikan Menengah nomor
: 475/D/PR/2012 "Sistem Pendataan Online Pendidikan Menengah adalah
program aplikasi komputer yang dibangun untuk menyiapkan kebutuhan data
individual sekolah, guru, dan siswa". Sistem ini merupakan bagian dari
sistem informasi yang terhubung dengan sistem pendataan Pusat Data dan
Statistik Pendidikan(PDSP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Data
yang dihasilkan akan dijadikan acuan untuk proses pengambil kebijakan
pembangunan pendidikan menengah agar lebih terarah dan tepat sasaran
seperti untuk penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SM, Bantuan
Siswa Miskin (BSM), pemberian bantuan sarana prasarana, penetapan
peserta ujian nasional,dan bantuan lainnya serta merupakan satu-satunya
sistem pendataan yang digunakan oleh ditjen dikmen.
Dari uraian diatas sangat jelas arah dan tujuan yang diemban oleh
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah yaitu melakukan pendataan
ditingkat sekolah menengah (SMA/SMK/SMLB). Adapun untuk mempercepat
pengumpulan data individu sekolah, ptk, murid dan sarana prasana ke
Server Ditjen Dikmen perlu adanya semacam kegiatan sapu bersih (Saber)
data sekolah yang masih kosong.
Salah satu kegiatan sapu bersih (saber) yang dilakukan oleh
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah yaitu pelatihan Paket Aplikasi
Sekolah (PAS) untuk 1000 sekolah menengah baik SMA maupun SMK bulan mei -
juni tahun 2013 yang dipusatkan 8 angkatan yaitu angkatan pertama pada
tanggal 19-22 mei 2013 di Solo dan Jakarta. Kegiatan ini merupakan
program Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah untuk melatih petugas
operator pendataan di sekolah sekaligus menjaring data-data individu
baik siswa maupun guru serta sarana prasarana.
Kegiatan Pelatihan Paket Aplikasi Sekolah (PAS) ini dilakukan untuk
memberikan pemahaman kepada operator pendataan sekolah bagaimana cara
menggunakan aplikasi untuk menginput data siswa, ptk serta sarana
prasarana, sehingga hasil yang diharapkan dengan adanya pelatihan ini
mempercepat proses pengiriman data dari sekolah ke server Direktorat
Jenderal Pendidikan Menengah baik kuantitas maupun kualitasnya. (Jls)
(Sumber:http://dikmen.kemdikbud.go.id/html/index.php?id=berita&kode=285)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar